
Barang sudah tiba di Tanjung Priok, tapi tidak bisa dikeluarkan. Demurrage terus berjalan, buyer menunggu, dan biaya menumpuk setiap hari. Ini skenario yang paling ditakuti importir — dan sering kali penyebabnya adalah kesalahan yang sebenarnya bisa dihindari.
Berikut 7 kesalahan paling umum yang membuat barang importir Jakarta tertahan di bea cukai.
1. Kode HS yang Salah
Kode HS menentukan tarif bea masuk, kategori lartas, dan tarif preferensial. Kode yang salah — baik karena asal menebak atau copy-paste dari supplier — bisa memicu koreksi, denda, atau pemeriksaan berkepanjangan.
2. Dokumen yang Tidak Konsisten
Berat di invoice berbeda dengan packing list. Deskripsi barang tidak sama dengan bill of lading. Perbedaan sekecil apa pun bisa memicu klarifikasi dari Bea Cukai yang memperlambat proses pengeluaran.
3. Perizinan Lartas Belum Diurus
Produk seperti kosmetik, makanan, atau alat elektronik tertentu membutuhkan izin BPOM, SNI, atau izin lainnya. Barang yang masuk kategori lartas tanpa izin akan ditahan sampai izin tersedia — berapa pun lamanya.
4. Nilai Barang yang Tidak Wajar
Nilai yang dicantumkan jauh di bawah harga pasar wajar akan memicu pemeriksaan dan penetapan ulang nilai pabean — plus sanksi jika terbukti tidak wajar.
5. Salah Memilih Jalur “Borongan”
Menggunakan jasa yang memecah pengiriman atau menurunkan nilai untuk menghindari pajak adalah pelanggaran. Risikonya: penyitaan barang, denda, bahkan proses pidana.
6. PIB Diajukan Terlambat
PIB seharusnya diajukan sebelum kapal tiba. Pengajuan setelah barang tiba memperlambat proses dan menambah biaya storage.
7. Tidak Memperhitungkan Waktu Antre Pelabuhan
Tanjung Priok adalah pelabuhan tersibuk di Indonesia — antrean kapal dan kepadatan area penumpukan adalah hal nyata. Forwarder yang berpengalaman akan memantau jadwal kapal dan mengantisipasi potensi delay sejak awal.
Bagaimana Menghindarinya?
Kuncinya sederhana: siapkan dokumen jauh sebelum kapal tiba, validasi kode HS dengan ahli, urus perizinan lebih awal, dan gunakan jasa forwarder yang berpengalaman di rute Tanjung Priok.
Tim JLOG membantu importir Jakarta menghindari semua kesalahan di atas — dari validasi kode HS, penyiapan dokumen, hingga koordinasi penuh dengan Bea Cukai.
JLOG melayani kebutuhan impor dari Jakarta, Surabaya, Semarang, Bekasi, Batam, Medan, dan Makassar.
Mau impor lancar tanpa barang tertahan? Konsultasi gratis dengan tim JLOG.
📞 +62 818 919 990
📧 contact@jlog.id
💬 Chat via WhatsApp
