
Kamu sudah temukan buyer yang bagus. Produknya sudah siap. Dokumen sudah beres. Tapi ada satu hal yang sering diremehkan eksportir pemula: packing.
Barang yang dikemas dengan salah bisa rusak dalam perjalanan — dan ini bukan masalah kecil.
Pengiriman laut bisa berlangsung berminggu-minggu dengan guncangan, kelembaban tinggi, dan tekanan yang tidak sedikit. Pengiriman udara lebih cepat, tapi proses handling di bandara dan transfer pesawat tetap memberikan tekanan pada kemasan.
Dan yang lebih parah: klaim asuransi untuk barang yang rusak akibat kemasan yang tidak memadai bisa ditolak. Artinya kerugian sepenuhnya kamu tanggung sendiri.
Prinsip Dasar Packing untuk Ekspor Internasional
Lindungi Produk dari Semua Arah
Produk harus dilindungi dari benturan dari semua sisi — atas, bawah, kiri, kanan, depan, belakang.
Gunakan material cushioning yang cukup: bubble wrap, foam, kertas kraft, atau material khusus sesuai jenis produk.
Perhatikan Kelembaban
Untuk pengiriman laut khususnya, kelembaban adalah musuh utama. Produk yang sensitif terhadap kelembaban — produk kulit, elektronik, produk kertas, produk makanan kering — harus dikemas dengan material yang kedap kelembaban atau disertai silica gel yang cukup.
Kekuatan Kemasan Luar Harus Cukup untuk Menahan Tumpukan
Di dalam kontainer, kargo sering ditumpuk. Kardus yang kamu gunakan harus punya kekuatan yang cukup untuk menahan berat tumpukan di atasnya tanpa rusak. Gunakan kardus dengan kualitas double wall atau triple wall untuk produk yang lebih berat.
Standar Kemasan untuk Pengiriman Laut
Kontainer Kering (Dry Container)
Untuk produk umum yang tidak memerlukan kondisi khusus, pastikan kemasan primer sudah cukup kuat, gunakan kemasan sekunder (karton) yang sesuai dengan berat produk, isi ruang kosong di
dalam karton dengan material pengisi, dan seal karton dengan lakban packaging yang kuat — minimal dua lapis di bagian atas dan bawah.
Reefer Container
Untuk produk yang memerlukan pendinginan, kemasan harus dirancang untuk tidak menghalangi sirkulasi udara dingin di dalam kontainer. Produk tidak boleh dikemas terlalu rapat sehingga udara tidak bisa bersirkulasi.
Produk Furniture dan Barang Oversize
Gunakan corner protector untuk melindungi sudut yang rentan. Wrap dengan stretch film untuk menjaga bagian bergerak agar tidak bergeser. Untuk barang yang sangat besar, pertimbangkan penggunaan pallet kayu dan lashing strap untuk mengamankan posisi selama transit.
Standar Kemasan untuk Pengiriman Udara
Pengiriman udara umumnya lebih singkat tapi handling-nya sering lebih banyak — barang berpindah tangan lebih sering antara berbagai pihak. Pastikan kemasan kuat untuk menahan benturan dari berbagai arah, tidak ada bagian yang menonjol yang bisa tersangkut, dan berat kemasan tidak berlebihan karena air freight dihitung berdasarkan chargeable weight.
Marking dan Labeling yang Benar
Setiap kemasan harus memiliki label yang jelas dan tahan air yang memuat: nama dan alamat pengirim (shipper), nama dan alamat penerima (consignee), nomor referensi pengiriman, berat kotor dan dimensi, serta tanda handling khusus jika diperlukan seperti ‘Fragile’, ‘This Side Up’, atau ‘Keep Dry’.
Untuk produk kayu, sertifikasi fumigasi ISPM-15 harus ditandai dengan jelas pada kemasan kayu yang digunakan.
Minta Panduan Packing dari Forwarder
Forwarder yang berpengalaman bisa memberikan panduan packing yang spesifik berdasarkan jenis produk dan rute pengiriman kamu. Ini adalah informasi berharga yang sering gratis didapatkan sebagai bagian dari konsultasi dengan forwarder.
Tim JLOG memiliki pengalaman menangani berbagai jenis kargo ekspor — dan bisa memberikan rekomendasi packing yang tepat untuk produk dan rute pengiriman spesifik kamu.
Hubungi JLOG sekarang — konsultasi gratis.
📞 +62 818 919 990
📧 contact@jlog.id
💬 Chat via WhatsApp


