
Kamu dapat quotation freight dari forwarder bulan lalu sebesar USD 800 per kontainer. Sekarang minta quotation lagi untuk rute yang sama, ternyata sudah USD 1.200. Tanpa ada perubahan apapun dari sisi kamu.
Ini bukan kesalahan quotation. Ini adalah sifat alami dari freight rate — yang bergerak mengikuti dinamika pasar yang sangat kompleks dan tidak bisa diprediksi dengan tepat.
Apa Itu Freight Rate?
Freight rate adalah tarif yang dikenakan oleh shipping line (perusahaan pelayaran) untuk mengangkut kargo dari pelabuhan asal ke pelabuhan tujuan. Untuk pengiriman laut, freight rate dinyatakan dalam USD per TEU (Twenty-foot Equivalent Unit) untuk FCL, atau USD per CBM untuk LCL.
Untuk pengiriman udara, freight rate dinyatakan dalam USD per kilogram berdasarkan chargeable weight.
Komponen yang Membentuk Total Freight Cost
Ocean Freight / Air Freight
Komponen utama — biaya dasar mengangkut kontainer atau kargo dari pelabuhan/bandara asal ke tujuan.
Fuel Surcharge (BAF/FAF)
Biaya tambahan yang dikenakan karena fluktuasi harga bahan bakar. Ketika harga minyak naik, surcharge ini ikut naik.
Terminal Handling Charge (THC)
Biaya yang dikenakan oleh terminal pelabuhan untuk proses bongkar muat kontainer di pelabuhan asal dan tujuan.
B/L Fee
Biaya penerbitan Bill of Lading oleh shipping line.
Peak Season Surcharge (PSS)
Biaya tambahan yang dikenakan selama periode peak season — biasanya menjelang libur besar di negara-negara tujuan utama seperti Natal dan Tahun Baru, atau menjelang Tahun Baru China.
Kenapa Freight Rate Bisa Berubah Drastis?
Supply dan Demand Kapal
Ketika permintaan pengiriman tinggi tapi kapasitas kapal terbatas, freight rate naik. Sebaliknya, ketika kapasitas kapal berlebih tapi permintaan turun, rate bisa turun drastis. Ini dinamika pasar yang sama dengan komoditas lain.
Gangguan Jalur Pelayaran
Krisis di jalur strategis seperti Terusan Suez atau Selat Hormuz memaksa kapal mencari rute alternatif yang lebih panjang — meningkatkan biaya operasional dan mendorong freight rate naik tajam.
Harga Minyak Global
Kapal kargo mengkonsumsi bahan bakar dalam jumlah sangat besar. Ketika harga minyak naik, biaya operasional shipping line naik — dan sebagian biaya ini dibebankan ke freight rate melalui fuel surcharge.
Blank Sailing
Praktik shipping line membatalkan atau menggabungkan jadwal ketika kapasitas tidak terisi penuh.
Ini mengurangi kapasitas efektif di pasar dan mendorong rate naik.
Seasonal Demand
Permintaan pengiriman meningkat tajam menjelang musim belanja di negara-negara besar — Black Friday dan Natal di Amerika dan Eropa, misalnya. Ini mendorong rate naik secara musiman setiap tahun.
Tips Mendapatkan Freight Rate yang Kompetitif
Booking Lebih Awal
Rate biasanya lebih baik jika kamu booking jauh sebelum tanggal pengiriman. Last-minute booking hampir selalu lebih mahal karena pilihan kapasitas yang terbatas.
Pertimbangkan Kontrak Jangka Panjang
Untuk volume pengiriman yang konsisten, negosiasikan kontrak rate jangka panjang dengan shipping line. Ini memberikan rate yang lebih stabil dan terprediksi.
Gunakan Forwarder dengan Jaringan Kuat
Forwarder yang memiliki volume pengiriman besar dan relasi kuat dengan berbagai shipping line biasanya bisa mengakses rate yang lebih kompetitif dibanding jika kamu negosiasi langsung sebagai pengiriman satuan.
JLOG sebagai anggota aktif AiO Logistics Network, Freight Lounge, dan CARVRE7 memiliki akses ke jaringan mitra internasional yang membantu mendapatkan rate yang kompetitif untuk berbagai
rute pengiriman.
Hubungi JLOG sekarang — konsultasi gratis.
📞 +62 818 919 990
📧 contact@jlog.id
💬 Chat via WhatsApp


